FORM OF SENTENCES


Routines
         Pada pertemuan sebelumnya anda sudah belajar bahwa jika subyeknya orang ketiga tunggal (yang termasuk pada he, she, dan it), kata kerjanya mendapat tambahan akhir –s atau –es. Untuk membuat kalimat tanya diperlukan auxiliary verb (kata kerja bantu). Kata kerja bantu yang kita perlukan di sini adalah DOES. Bandingkan kalimat positif dan kalimat tanya di bawah ini.

Kalimat positif (affirmatif)
SUBJECT
VERB + es/s
COMPLEMET
He
She
Teaches
in an elementary school.

Kalimat tanya (interrogative)
KATA KERJA BANTU
SUBJECT
VERB
COMPLEMENT
Does
He
She
teach
in an elementary school?
         Setelah melihat contoh di atas, saya berharap anda dapat memahami perbedaan kalimat positif dan kalimat tanya. Sekarang marilah kita perhatikan cara membuat kalimat menyangkal atau kalimat negatif.

Kalimat negatif
SUBJECT
AUXILIARY VERB
NOT
VERB
COMPLEMENT
He
She
Does
not
teach
in an elementary school.
         Dari contoh di atas kita dapat ketahui bahwa untuk membuat kalimat menyangkal, kata kerja bantu juga dibutuhkan yang diikuti dengan kata sangkal ‘not’. Sama dengan pada kalimat tanya, kata kerja pada kalimat menyangkal dalam bentuk dasar (infinitive). Mudah bukan?
         Sekarang marilah kita pelajari bentuk-bentuk kalimat tersebut dengan menggunakan subyek I, you, we, dan they. Pada dasarnya pola kalimat yang digunakan sama. Letak perbedaannya adalah pada kata kerja bantu. Sebagaiman dijelaskan di atas, jika subyeknya orang ketiga tunggal (he, she, dan it), maka kata kerja bantunya adalah ‘does’. Tetapi bila subyeknya selain orang ketiga tunggal (I, you, we, dan they), maka kata kerja bantunya ‘do’. Perhatikan contoh berikut:

Kalimat positif (affirmatif)
SUBJECT
VERB
COMPLEMET
I
You
We
They
Teach
in an elementary school.

Kalimat tanya (interrogative)
AUXILIARY VERB
SUBJECT
VERB
COMPLEMENT
Do
I
You
We
They
teach
in an elementary school?

Kalimat negatif
SUBJECT
AUXILIARY VERB
NOT
VERB
COMPLEMENT
I
You
We
They
Do
not
teach
in an elementary school.

No comments:

Post a Comment